Bidang Kerja

 

Tugas BPM menurut Permenristekdikti No. 62 Tahun 2016 pasal 7 :

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Perguruan Tinggi mempunyai tugas dan wewenang:

  1. Merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, mengendalikan, dan mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal;
  2. Menyusun dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal yang terdiri atas:
  3. Dokumen Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal;
  4. Dokumen Manual Sistem Penjaminan Mutu Internal;
  5. Dokumen Standar dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal;
  6. Dokumen Formulir yang digunakan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal;
  7. Membentuk unit penjaminan mutu atau mengintegrasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal pada manajemen Perguruan Tinggi;
  8. Mengelola Pangkalan Data Pendidikan Tinggi pada tingkat Perguruan Tinggi.

 

Secara garis besar Program Kerja Badan Penjaminan Mutu adalah sebagai berikut:

  1. Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal di bidang akademik dan non akademik.
  2. Penyusunan perangkat dan prosedur yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu internal dan eksternal.
  3. Pengelolaan penjaminan mutu di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui penetapan standar, pelaksanaan standar, evaluasi (pelaksanaan) standar, pengendalian (pelaksanaan) standar, dan peningkatan standar yang merupakan satu siklus PPEPP dalam bidang akademik dan non akademik, dalam rangka penjaminan mutu internal dan eksternal.
  4. Pengelolaan Data informasi mutu.

Badan Penjaminan Mutu, telah melakukan pengelolaan program kegiatan secara terus menerus dan berkelanjutan, sebagai berikut :

Dokumentasi Mutu :

  • Pendokumentasian kegiatan di BPM dengan baik

Badan Penjaminan Mutu memiliki tugas, antara lain sebagai berikut:

  1. Merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan penjaminan mutu.
  2. Menyusun perangkat pelaksanaan penjaminan mutu.
  3. Melaksanakan dan mengembangkan program asesmen mutu internal.
  4. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan unit kerja
  5. Mengevaluasi pelaksanaan penjaminan mutu
  6. Melaporkan pelaksanaan penjaminan mutu kepada pimpinan Universitas.
  7. Menyiapkan Sumber Daya Manusia penjaminan mutu (Asesor).

Badan Penjaminan Mutu juga melaksanakan fungsi pelayanan sebagai berikut:

  1. Konsultasi, pendampingan, dan kerja sama di bidang penjaminan mutu.
  2. Pengembangan sistem informasi penjaminan mutu.

 

Tim Asesor Mutu Inetrnal (AMI)

  • Asesor BAN-PT (akreditasi),
  • Reviewer Penelitian,
  • Reviewer Pengabdian kepada Masyarakat,
  • Reviewer PHK
  • anggota GKM yang telah mengikuti pelatihan Monev atau Audit Mutu.
  • Pendampingan Prodi

Tabel 2.1. Kelompok AMI berdasarkan kualifikasinya per Desember 2014

Asesor BAN-PT

Reviewer Penelitian Dikti

Reviewer PkM Dikti

Asesor BKD (NIRA)

Auditor Mutu Internal

Reviewer Internal PHK

14

2

2

14

83

6

Tim Mutu Fakultas (TMF)

Tugas Tim Mutu Fakultas:

  1. Mengkoordinasikan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu di tingkat Fakultas, Jurusan-Program Studi
  2. Merencanakan, menyusun strategi dan kebijakan penjaminan mutu di tingkat Fakultas, Jurusan-Program Studi
  3. Merencanakan kegiatan dan menyusun rencana anggaran kegiatan tim mutu Fakultas
  4. Merencanakan dan menyusun tugas Gugus Kendali Mutu Memantau dan melakukan evaluasi proses penjaminan mutu di tingkat Fakultas
  5. Mendokumentasikan seluruh Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal dalam bentuk hardcopy dan atau
  6. Menyusun laporan pertanggungjawaban secara periodik serta memori akhir jabatan pada akhir masa

Gugus Kendali Mutu (GKM)

Tugas Gugus Kendali Mutu :

  1. Tingkat Jurusan-Program Studi
  • Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi (bersama dengan Pimpinan Program Studi)
  • Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal ke semua sivitas akademika Program Studi
  • Pelatihan dan konsultasi kepada sivitas akademika Program Studi tentang pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal
  • Pendampingan Program Studi dalam pelaksanaan penjaminan mutu tingkat Program Studi
  • Penyusunan Borang akreditasi Program Studi (bersama Tim Akreditasi Program Studi
  1. Tingkat Fakultas :
  • Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal Fakultas
  • Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal ke semua sivitas akademika Fakultas
  • Pelatihan dan konsultasi kepada sivitas akademika Fakultas tentang pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal
  • Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran dan kegiatan rutin, non rutin, dan hibah (bersama Tim Mutu Fakultas)
  • Penyusunan laporan hasil monitoring dan evaluasi (bersama Tim Mutu Fakultas)
  1. Tingkat Universitas
  • Merupakan kepanjangan tangan dari Badan Penjaminan Mutu untuk sosialisasi SPMI ke masing-masing Program Studi
  • Memberikan masukan permasalahan terkait pelaksanaan penjaminan mutu di Program Studi
  • Menbantu Badan Penjaminan Mutu dalam Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal di tingkat Universitas (berdasarkan SK Rektor)
  • Sebagai anggota Asesor Mutu Internal (sesuai dengan kualifikasi dan kompetensinya)
  • Membantu Badan Penjaminan Mutu dalam melakukan asesmen internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (berdasarkan SK Rektor)

Jati Diri BPM

  1. Surat Keputusan Pendirian :
  • SK Rektor Nomor 006/SK-UMY/XI/2002 tertanggal 1 November 2002 tentang Badan Kendali Mutu
  • SK Rektor Nomor 07/SK-UMY/IX/2007 tertanggal 14 September 2007 tentang Badan Penjaminan Mutu
  1. Pernyataan Mutu :

Seluruh Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berkomitmen untuk menyeleggarakan proses pendidikan yang bertanggung jawab dengan menghasilkan lulusan yang  berkompeten dalam bidangnya agar  mampu bersaing dalam ranah global dengan keunggulan kapasitas  ilmu pengetahuan serta integritas nilai nilai keislaman untuk kemaslahatan umat..

Tugas Bidang Penjaminan Mutu Eksternal:

  1. Pendampingan Penyusunan Proposal Program Hibah Kompetisi.
  2. Melaksanakan Ketentuan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (EPSBED/PD Dikti, Evaluasi SPMI)
  3. Melaksanakan Ketentuan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  4. Pendampingan Akreditasi Prodi/Akreditasi Institusi (oleh LAM/BANT-PT)
  5. Pendampingan akreditasi internasional (Webometrics, 4ICU, QSTAR, dan lainnya).

Kegiatan:

  • Akreditasi Program Studi
  • Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi,
  • Pendampingan Tim task force penyusunan borang akreditasi
  • Akreditasi Internasional seperti, 4ICU, Webometrics, QS Stars, AUN-QA.
  • Monitoring dan Evaluasi Borang Online
  • Klinik Akreditasi
  • Pendampingan Visitasi Akreditasi
  • Monitoring Re-Akreditasi proram studi

Tugas Bidang Penjaminan Mutu Internal :

  1. Menyusun Dokumen/Buku Sistem Penjaminan Mutu Internal
  2. Melakukan Asesmen Mutu terhadap Unit Kerja
  3. Menjadi anggota Tim Ad Hoc Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terkait penjaminan mutu
  4. Melakukan kerjasama dengan institusi lain

Kegiatan:

  • Monitoring
  • Evaluasi,
  • Audit
  • Review

 

Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal merupakan perangkat yang diperlukan dalam rangka untuk mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal. Dengan adanya Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal maka penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal dapat dipantau. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membuat Dokumen/Buku Sistem Penjaminan Mutu Internal yang meliputi:

  1. Dokumen Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (Quality Policy).

       Dokumen kebijakan SPMI ini bermanfaat untuk:

  • Menjelaskan kepada stakeholders tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta secara ringkas, padat, dan utuh.
  • Menjadi dasar atau “payung” bagi seluruh Standar, Manual, dan Formulir Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Membuktikan bahwa Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  1. Dokumen Manual Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Dokumen/Buku Manual SPMI bermanfaat sebagai:

  • Pemandu bagi para pejabat structural dan atau Badan Penjaminan Mutu, Dosen, serta Tenaga Kependidikan dalam mengimplementasikan SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing sehingga terwujud budaya mutu.
  • Petunjuk tentang bagaimana Standar Dikti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dapat dipenuhi dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
  • Bukti tertulis bahwa SPMI di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah siap diimplementasikan.
  1. Dokumen/Buku Standar Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Fungsi Dokumen/Buku Standar SPMI adalah :

  1. Alat ukur dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Indikator untuk menunjukkan tingkat (level) mutu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  2. Tolok ukur capaian oleh semua pihak di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,sehingga menjadifaktor pendorong untuk bekerja dengan (atau bahkan melebihi) Standar
  3. Bukti otentik kepatuhan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terhadap peraturan perundang-undanan tentang Standar Dikti
  4. Bukti kepada masyarakat bahwa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah secara sungguh-sungguh mnyelenggarakan pendidikan tinggi berdasarkan Standar.

Standar Dikti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terdiri dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Standar Dikti yang ditetapkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mendasarkan pada visi dan kebutuhan stakeholders. Standar Nasional Pendidikan Tinggi berjumlah 24 standar:

  • 8 Standar Nasional Pendidikan,
  • 8 Standar Nasional Penelitian,
  • 8 Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) serta Pendidikan Tinggi yang ditetapkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (berjumlah 14), yaitu:

 

Standar Nasional Pendidikan , berjumlah 8, yaitu:

  1. Standar Kompetensi Lulusan;
  2. Standar Isi Pembelajaran;
  3. Standar Proses Pembelajaran;
  4. Standar Penilaian Pembelajaran;
  5. Standar Dosen Dan Tenaga Kependidikan;
  6. Standar Sarana Dan Prasarana Pembelajaran;
  7. Standar Pengelolaan Pembelajaran; Dan
  8. Standar Pembiayaan pembelajaran

Standar Nasional Penelitian, berjumlah 8, yaitu :

  1. Standar Hasil Penelitian;
  2. Standar Isi Penelitian;
  3. Standar Proses Penelitian;
  4. Standar Penilaian Penelitian;
  5. Standar Peneliti;
  6. Standar Sarana Dan Prasarana Penelitian;
  7. Standar Pengelolaan Penelitian; Dan
  8. Standar Pendanaan Dan Pembiayaan Penelitian.

Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, berjumlah 8, yaitu :

  1. Standar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat;
  2. Standar Isi Pengabdian Kepada Masyarakat;
  3. Standar Proses Pengabdian Kepada Masyarakat;
  4. Standar Penilaian Pengabdian Kepada Masyarakat;
  5. Standar Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat;
  6. Standar Sarana Dan Prasarana Pengabdian Kepada Masyarakat;
  7. Standar Pengelolaan Pengabdian Kepada Masyarakat; Dan
  8. Standar Pendanaan Dan Pembiayaan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Standar Dikti yang ditetapkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, ada 14:

  1. Jati Diri
  2. Suasana Akademik
  3. Publikasi
  4. UMMAT/Unit Bisnis
  5. Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru
  6. Internasionalisasi
  7. Al Islam dan KeMuhammadiyahan
  8. Pengelolaan Keuangan
  9. Sarana dan Prasarana
  10. Kemahasiswaan
  11. Alumni/lulusan
  12. Tata Kelola
  13. Kerjasama
  14. Sistem Informasi
  1. Dokumen/Buku Formulir Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Dokumen Formulir/Borang/Proforma berfungsi untuk :

  1. Alat untuk mengukur pencapaian atau pemenuhan atau pelampauan Standar SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Alat untuk memantau, mengevaluasi, mengendalikan, dan mengoreksi implementasi SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  2. Bukti otentik untuk mencatat atau merekam implementasi SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta secara periodik.

 

 

 

  • Implementasi Sistem Sistem Penjaminan Mutu Internal

 

  1. Tujuan Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta:

Mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan

  1. Prinsip Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta:
  1. Otonom: SPMI dikembangkan dan diimplementasikan secara otonom atau mandiri oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  2. Terstandar: SPMI menggunakan Standar SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (SN Dikti + Standar Dikti yang ditetapkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Standar Pendidikan Tinggi (Standar Dikti) yang ditetapkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta disusun berdasarkan Visi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan kebutuhan stakeholders, yang meliputi bidang akademik dan non akademik. Standar SPMI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berjumlah 37 (tiga puluh tujuh) Standar.
  3. Akurasi: menggunakan data dan informasi yang akurat pada PD Dikti. PD Dikti di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dikelola oleh Sekretaris Universitas yang didukung oleh Biro Sumberdaya Informasi.
  4. Berencana dan Berkelanjutan: SPMI dilaksanakan menggunakan 5 (lima) langkah PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan) yang membentuk suatu siklus
  5. Terdokumentasi: seluruh langkah SPMI didokumentasikan secara sistematis.

Asesmen Mutu Internal

Kegiatan asesmen yang dilakukan Badan Penjaminan Mutu adalah :

  • Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) terhadap Core Unit, dilakukan setahun sekali pada bulan Nopember-Desember
  • Audit Mutu Non Akademik Internal (AMNAI) terhadap Supporting Unit, dilakukan setahun sekali pada bulan Desember-Januari
  • Evaluasi Laporan Kinerja Unit Kerja (Core Unit dan Supporting Unit) Tengah Tahun (Evaluasi LKUK pra RKTT), dilakukan pada bulan Januari dan Evaluasi Laporan Kinerja Unit Kerja (Core Unit dan Supporting Unit) Akhir Tahun (Evaluasi LKUK pra RKT), dilakukan pada bulan Juni.
  • Monitoring dan Evaluasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (Monev KBK) terhadap seluruh Prodi di UMY, dilakukan setahun sekali pada bulan Agustus-September
  • Monevin PHK (Program Hibah Kompetisi) terhadap unit penerima hibah, dilakukan setahun dua kali yaitu Monevin Tengah Tahun (Agustus/September) dan Monevin Akhir Tahun (Nopember/Desember)

 

Tindak lanjut hasil temuan hasil asesmen diharapkan berupa:

  • Jurusan/Program Studi/unit kerja melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas dengan performance indicator yang mengacu pada standard kualitas yang ditetapkan bersama Badan Penjaminan Mutu.
  • Tim Asesmen mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di Jurusan/program Studi/unit kerja dengan mengacu pada standar kualitas yang akan dicapai.
  • Tim Asesmen dapat memberikan saran perbaikan kegiatan jika diperlukan dan memberikan arahan kepada Jurusan/program Studi/unit kerja tentang keberlanjutan kegiatan untuk mencapai tahapan standar kualitas yang lebih tinggi.
  • Tim Asesmen memberi masukan kepada Badan Penjaminan Mutu tentang hambatan-hambatan yang terjadi selama melaksanakan program.